www.NaizalNorewan.com2

Naizal Norewan World Wide

Pilgub Jambi 2010 ; Jambi Ekspres 20 November 2008

Fauzi Munculkan Figur Cagub

 

Thursday, 20 November 2008

Berharap Putra Kerinci Ambil Peran di Pilgub 2010

fauzi1

SUNGAIPENUH – Kendati terbilang masih cukup lama, wacana pilgub Jambi 2010 sejauh ini agaknya mulai menjadi bahan perbincangan serius sejumlah kalangan.

            Bupati Kerinci, Fauzi Siin, yang sebelumnya telah menegaskan ketidaktertarikannya untuk ikut mencalonkan diri diajang pilgub 2010, belakangan mulai ikut memunculkan sejumlah nama, yang menurut dia layak untuk ikut ambil bagian dalam ajang perebutan kursi orang nomor satu di Provinsi Jambi.

            Nama-nama yang dimunculkan Bupati Fauzi, seluruhnya adalah figur yang berasal dari Kerinci, yakni, Muradi Darmansjah (wakil bendahara DPP Hanura), Rizal Djalil (anggota DPR RI) dan juga Prof Asafri Jaya Bakri (Mantan rektor IAIN STS Jambi).      Sebab, Bupati Kerinci dua periode tersebut sangat berharap sedapat mungkin di ajang pilgub 2010 nanti, ada putera Kerinci yang maju, terlepas sebagai calon orang nomor satu ataupun orang nomor dua.

            Itu mengingat potensi mata pilih yang dimilki Kerinci cukup banyak sekali. Belum lagi warga Kerinci yang tersebar di kabupaten lain di Provinsi Jambi.

            “Kerinci punya banyak putra terbaik, seperti Muradi, Rizal Jalil dan banyak lagi lainnya termasuk Prof Asafri Jaya Bakri, semuanya layak untuk kita majukan ke tingkat Provinsi,” tandas Bupati Fauzi, kemarin.

            Selain memunculkan nama figur potensial untuk dimajukan diajang pilgub 2010, Bupati Fauzi juga menegaskan, jika dirinya tidak tertarik untuk dicalonkan sebagai calon wakil Gubernur Jambi, menggantikan Antony Zeidra Abidin (AZA) yang tersandung kasus aliran dana BI.

            Penegasan Fauzi tersebut sekaligus menjawab soal wacana pencalonan dirinya sebagai wagub Jambi oleh salah satu partai politik di Provinsi Jambi.

      Fauzi mengakui, dirinya belakangan ini diminta PNI Marhaen, melalui ketuanya, Ir Syafril Alamsyah, agar bersedia dicalonkan sebagai wagub pendamping Gubernur Jambi, Zulkifli Nurdin. 

“Saya bukannya menolak permintaan tersebut, tapi karena faktor umur saya. Lagi pula saya selepas mengakhiri masa jabatan sebagai Bupati Kerinci ini ingin beristirahat,” terang Fauzi.

            Diungkapkan Fauzi, selepas berakhirnya masa jabatan dirinya sebagai Bupati Kerinci 4 April mendatang, dirinya memilih untuk beristirahat bersama keluarga. “Saya memang betul-betul ingin istirahat. Tapi saya akan tetap ada di tengah-tengah masyarakat.  Kalaupun masyarakat masih menganggap saya tokoh itu silakan, kalaupun tidak juga tidak apa-apa,” jelasnya.

            Bupati Fauzi juga mengakui, menjadi seorang wakil Gubernur tidaklah mudah, apalagi dengan kekosongan selama ini, tentu saja banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Dan itu, menurut dia, butuh energi yang ekstra besar. Sementara dirinya, kata Fauzi, sekarang ini masih fokus menyelesaikan pekerjaan dan laporan pertanggungjawaban sebagai Bupati kepada masyarakat Kerinci.

            Sementara itu, figur-figur yang disebut Bupati Fauzi Siin layak untuk dimajukan ,merespon beragam wacana pencalonan diajang pilgub 2010 mendatang.

            Muradi Darmansjah, mengatakan, belum saatnya  wacana Pilgub dimunculkan sekarang ini, sebab pelaksanaan Pilgub itu sendiri masih cukup lama.

            ‘’Saya pikir sekarang belum saatnya membicarakan Pilgub. Pak Zul (Zulkifli Nurdin) masih cukup lama masa jabatannya sebagai Gubernur.  Tidak pantas rasanya kalau itu dibicarakan sekarang ini,’’ sebut Muradi.

            Komentar berbeda diutarakan, Prof Asafri Jaya Bakri. Mantan rektor IAIN STS Jambi ini mengaku,  belum siap untuk ikut bertarung di Pilgub 2010.       Menurut dia, masih banyak tokoh-tokoh Kerinci yang masuk kategori siap untuk ikut bersaing, seperti Rizal Djalil dan Muradi Darmansjah.

            ‘’Saya ini belum siap. Baik itu dari segi politik maupun dari segi financial. Rizal Djalil dan Muradi itu  lebih siap,’’ katanya.

            Dibagian lain, Rizal Djalil belum berhasil dimintai komentarnya. Ketika dihubungi, ponsel Rizal bernada aktif, namun tidak diangkat. Hingga berita ini diturunkan belum ada komentar dari Rizal. (wdo/mil)

November 20, 2008 - Posted by | Petikan Website

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: